Monday, 15 May 2017

Karena ayah juga malaikat ku

Orang yang tidak pernah menunjukan kasih sayangnya dengan sebuah ciuman dan pelukan
orang yang selalu terlihat kuat tetapi banyak beban dan hal-hal yang tidak menyenangkan dia lalui
orang yang selalu mementingkan kebahagian anak-anak nya
orang yang tidak pernah lelah mencari kebahagian untuk keluarganya
Ayah, iya ayah dia lah sosok malaikat pelindungmu yang sebenarnya, 
Ayah maaf kan aku selaku anak mu yang sampai saat ini belum bisa memberi senyuman kebanggaan mu terhadap ku, maafkan aku yang selalu mengira engkau tidak pernah menyayangi ku, 
Maaf kan aku sebagai anak mu yang tidak bisa menghapus air mata mu di kala engkau menangis dalam kesendrian mu, engkau selalu memikirkan kami yang tidak pernah membuat mu tersenyum, Ayah hanya santuan doa yang aku ucapkan, hanya lantunan doa yang selalu aku berikan, aku meminta kepada tuhan tanpa henti untuk kebahagian mu, kesehatan mu, aku selalu memohon kepada tuhan untuk membalas semua kebaikan mu, aku selalu bersujud kepada tuhan agar engkau tidak pernah menangis dan kecewa, karena aku percaya hal yang aku lakukan dengan meminta kepada tuhan sangat lah tepat, karena ayah dan aku selalu percaya tuhan mengabulkan setiap pertolongan kita, tuhan mendengar semua yang kita ucapkan, 
Ayah tetap sehat, tetap jadi pelindungku sampai ajal ku tiba, karena tanpa ayah aku bukan apa.apa, aku tidak akan seperti sekarang karena ayah.. 

Tuesday, 24 September 2013

AUDITING BAB 5 DAN 8



AUDIT ATAS SIKLUS PENGGAJIAN DAN PERSONALIA

Siklus penggajian dan personalia meliputi penggunaan tenaga kerja dan pembayaran kesemua pegawai, tanpa memperhatikan klasifikasi atau metode penentuan kompensasi. Pegawai dapat berupa eksekutif dengan gaji tetap ditambah dengan bonus, pekerja kantor berdasarkan gaji bulanan dengan atau tanpa lembur, wiraniaga berdasarkan komisi, buruh pabrik dan pegawai serikat pekerja dibayar berdasarkan jam.
Siklus penggajian dan personalia meliputi semua bentuk kompensasi yang diberikan kepada seluruh aktivitas tenaga kerja yang dipekerjakan perusahaan. Rekening-rekening yang terbentuk dalam siklus ini antara lain:
1.      Kompensasi pokok (meliputi gaji, upah, insentip, dan macam-macam tunjangan karyawan )
2.      Pajak atas gaji/upah karyawan
3.      Biaya tenaga kerja langsung (biaya overhead pabrik)
4.      Biaya tenaga kerja langsung
5.      Utang atas gaji/upah karyawan
6.      Gaji dibayar dimuka (uang muka gaji)

Permasalahan Audit Terhadap Siklus Penggajian dan Personalia
Siklus ini menjadi penting dengan beberapa alasan.. Pertama gaji, upah, dan pajak penghasilan pegawai, dan beban pegawai lainnya merupakan komponen utama pada kebanyakan perusahaan, kedua beban tenaga tenaga kerja (labour) merupakan pertimbangan penting dalam penilaian persediaan pada perusahaan menufaktur dan konstuksi, dimana klasifikasi dan alokasi beban upah yang tidak semestinya dapat menyebabkan salah saji laba bersih secara material. Terakhir, penggajian merupakan bidang yang menyebabkan pemborosan sejumlah besar sumber daya perusahaan karena inefisiensi atau pengujian melalui fraud.
Dalam perusahaan yang lebih besar, seringkali kebanyakan akun buku besar untuk memiliki lima puluh atau lebih akun beban gaji. Penggajian juga mempengaruhi akun persediaan barang jadi pada perusahaan manufaktur. Audit atas siklus penggajian dan personalia meliputi perolehan pemahaman atas struktur pengendalian intern, penetapan resiko pengendalian, pengujian atas substantif atas transaksi, prosedur analitis dan pengujian terinci atas saldo.

Jenis-jenis Akun Yang Mempengaruhi Siklus Penggajian dan Personalia
Jenis jenis akun yang mempengaruhi adalah :
§  Beban Gaji dan Upah
§  Pajak penghasilan ditanggung perusahaan dan tunjangan pegawai
§  Kewajiban berupa hutang gaji, hutang pajak penghasilan pegawai
§  Akun sejenis yang berhubungan dengan penggajian

Tujuan Audit Terhadap Siklus Penggajian Dan Personalia
Audit terhadap transaksi penggajian beserta rekening yang terkait dengannya, antara lain:
1.    Eksistensi atau okurensi (occurrence) terbentuknya transaksi.
·         Transaksi penggajian mencerminkan kompensasi semua jasa jasa yang terjadi untuk periode yang diliput oleh periode laporan keuangan. Pencatatan
·         Pencatatan semua biaya-biaya penggajian mencerminkan kewajiban pajak yang berasal dari kompensasi dalam periode yang diaudit.
·         Saldo utang pajak ataupun pajak yang dibayar dimuka mencerminkan jumlah yang menjadi kewajiban pada tanggal neraca.
2.    Kesempurnaan (completeness) pencatatan transaksi.
·         Pencatatan biaya gaji beserta pajaknya mencakup keseluruhan biaya-biaya jasa-jasa karyawan selama tahun yang diaudit.
·         Saldo utang pajak ataupun utang yang dibayar dimuka mencerminkan jumlah yang menjadi kepada pemerintah pada tanggal neraca.
3.    Hak-hak dan kewajiban-kewajiban perusahaan.
·         Saldo utang pajak ataupun pajak yang dibayar dimuka merupakan kewajiban yang sah bagi perusahaan pada tanggal neraca
4.    Penilaian atau alokasi
·         Perhitungan setiap pembayaran terhadap biaya penggajian dan peringkasan catatannya dilakukan dengan cermat
·         Perhitungan terhadap saldo hutang pajak ataupun pajak yang dibayar di muka pada tanggal neraca telah diperhitungkan dengan cermat
·         Biaya penggajian di pabrik telah diklasifikasi dengan cermat menjadi biaya tenaga kerja langsung dan biaya tenaga kerja tak langsung
·         Perhitungan terhadap pajak atas upah telah diperhitungkan berdasarkan tarif pajak yang berlaku
5.    Penyajian dan pengungkapan
·         Gaji dan pajak atas gaji telah diidentifikasi dan diklasifikasi dalam laporan keuangan dengan layak dan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia
·         Rekening utang pajak dan utang gaji telah diklasifikasi sebagai utang lancar dalam laporan keuangan pada saat tanggal neraca

Menjelaskan dan menilai materialitas, resiko dan strategi audit
Kecurangan dalam pembuatan daftar gaji menjadi perhatian auditor. Kecurangan semacam ini timbul dari adanya pegawai fiktif yang dimasukkan dalam daftar gaji, dan kemungkinan kesalahan yang disengaja dalam menyusun klasifikasi daftar gaji. Ini berarti ada karyawan yang dihitung dengan tarif yang lebih tinggi. Disamping adanya kecurangan tersebut, akuntan harus memperhatikan ketelitian perhitungan sejak penhitungan waktu hadir, insentif sampai dengan pembuatan daftar gaji dan pembuatan slip gaji.
Berbagai aspek resiko diatas akan mempengaruhi strategi audit siklus penggajian dan personalia, oleh karena itu hal hal yang harus dipertimbangkan adalah :
a.       Resiko audit yang utama timbul dari pemrosesan transaksi penggajian
b.      Perusahaan pada umumnya memperluas cakupan pengendalian intern untuk transaksi penggajian
c.       Saldo hutang gaji pada akhir tahun kadang kala tidak material
Teknis audit yang disarankan
1.      Verifikasi kecermatan penyajian berbagai saldo, daftar dan buku pembantu
2.      Terapkan prosedur analitikal
3.      Lakukan inspeksi proses penghitungan daftar gaji dan hutang
4.      Hitung kembali dan lakukan pengujian terhadap daftar gaji dan upah
5.      Bandingkan penyajian statement dengan GAAP

Struktur Pengendalian Intern
Auditor harus memahami struktur pengendalian intern dalam aktivitas pembayaran gaji. Ketiga unsur pengendalian intern harus dipahami, agar dapat menentukan resiko audit yang akan dihadapinya.

Aspek struktur pengendalian yang harus diperhatikan auditor adalah :
a. Lingkungan pengendalian
Sangat dipengaruhi sistem perekonomian yang berlaku. Dalam menerapkan sistem penggajian ini dipengaruhi oleh kesepakatan kerja dengan organisasi buruh setempat. Dalam masalah penggajian ini manager personalia menghadapi masalah yang sangat pelik karena pada dasarnya transaksi tenaga kerja terjadi setiap saat bersamaan dengan operasinya perusahaan.
b.  Sistem akuntansi
Mencerminkan proses penanganan transaksi penggajian dalam operasi perusahaan. Auditor harus memahami sistem yang digunakan untuk menangani transaksi jasa-jasa tenaga kerja beserta aspek pengendaliannya
c.  Prosedur pengendalian
Menghendaki pelaksanaan lima aspek kategorisasi sistem pengendalian intern dalam operasi perusahaan. Kelima kategori tersebut adalah otorisasi yang memadai, dokumen dan buku-buku catatan, pemisahan tugas, akses kendalian dan pengecekan oleh pihak yang independent



Catatan dan dokumen dalam siklus penggajian dan personalia
Dokumen-dokumen dan catatan akuntansi yang digunakan dalam prosedur penggajian antara lain sebagai berikut :
a.       Personal Authorization adalah surat keputusan yang berisi penempatan dan penugasan seseorang karyawan dalam posisi dan jabatan tertentu
b.      Clock Card adalah formulir daftar hadir karyawan
c.       Time tickect adalah formulir yang digunakan untuk mencatat waktu kerja seseorang karyawan atas penugasan dan jabatan tertentu
d.      Payroll Register adalah laopran yang berisi informasi penggajian seluruh karyawan perusahaan.
e.       Payroll Check adalah dokumen yang berisi perintah kepada bank untuk membayarkan sejumlah uang sebagai kompensasi yang diserahkan kepadanya.
f.       Labor Cost Distribution Summary adalah laporan yang berisi jumlah pembayaran gaji setiap periode untuk setiap klasifikasi rekening gaji
g.      Employee Personnel File merupakan data permanen yang berisi risalah kerja setiap karyawan
h.      Personnel Data Master File adalah arsip data personel berkomputer yang termuktahir
i.        Employee Earning Master File adalah arsip data personel untuk komputer mengenai penghasilan masing-masing karyawan

Fungsi-fungsi yang terkait pada siklus penggajian personalia
Kerjasama diantara berbagai bagian tersebut menunjukkan fungsi tertentu yang antara lain :
a.   Hiring Employees
Fungsi ini berkaitan dengan proses penempatan karyawan pada suatu unit kerja
b.   Authorizing Payroll Changes
Adalah fungsi personalia yang berkaitan dengan penetapan struktur gaji atau upah seseorang beserta perubahannya dalam sistem penggajian perusahaan

c.   Preparing Attendance dan Time Keeping Data
Adalah fungsi personalia yang berkaitan dengan pencatatan kehadiran seseorang dalam kantor atau pabrik dan pencatatan aktifitas seseorang di unit kerja masing­masing
d.   Preparing the Payroll
Adalah fungsi personalia yng berkaitan dengan penyiapan daftar gaji seluruh karyawan
e.   Recording the Payroll
Adalah fungsi akuntansi yang berkaitan dengan pencatatan semua transaksi penggaj ian
f.   Paying the Payroll
Adalah fungsi berkaitan dengan pembayaran gaji kepada setiap individu karyawan
g.   Filling Payroll Tax Return
Adalah fungsi ini berkaitan dengan penanganan pembayaran pajak untuk setiap individu karyawan















Prosedur analitis untuk penggajian dan personalia

Prosedur analitis
Bandingkan saldo akun beban gaji dengan tahun lalu (disesuaikan untuk peningkatan Tingkat upah dan peningkatan volume

Bandingkan tenaga kerja langsung sebagai langsung

Bandingkan beban komisi sebagai persentase dari penjualan dengan tahun lalu

Bandingkan beban pajak ditanggung perusahaan sebagai persentase dari gaji dan upah dengan tahun lalu (disesuaikan untuk perubahan dalam tarip pajak)

Bandingkan akun hutang pajak penghasilan pegawai dengan tahun lalu








Kekeliruan yang mungkin
Salah saji dari akun beban gaji




Salah saji dari tenaga kerja


Salah saji dalam beban komisi



Salah saji dalam beban pajak ditanggung perusahaan




Salah saji dalam hutang pajak penghasilan pegawai






           



TUGAS AUDIT
BAB VIII
AUDIT TERHADAP SIKLUS PENDANAAN
Kelompok                   : Modal
Kelas                           : 4 EB 13
Ketua kelompok          : Yanih                                                            (22201045)
Anggota                      : Frelef                                                 (20201795)
Fauziatunnisa                                    (20201738)
Harni Multiningrum                          (20201851)
Restianova E.R                                 (21201588)
Riska Ayu A                                     (21201644)
Shinta Herliana                                 (21201752)
Sunartini                                            (21201833)
Vitria Meliana Sari                            (21201979)
Yulia Fitri                                          (22201106)




BAB VIII
AUDIT TERHADAP SIKLUS PENDANAAN

8.1.1 Jenis akun yang mempengaruhi audit transaksi pendanaan: siklus ini mempengaruhi dua aspek yaitu
(a) Pembentukan kewajiban yang berjangka waktu pelunasan lebih clan' satu tahun
(b) Pembentukan kepemilikan perusahaan ( modal saham )
Transaksi yang berhubungan dengan utang jangka panjang antara lain berupa : obligasi, wesel jangka panjang, hipotik (mortgages), bond premium (discount ), interest expense, dan gain (gloss) on retirement of bonds. Sedangkan transaksi yang berkaitan dengan modal saham antara lain : saham preferensi, saham biasa, saham tresury, paid-in capital, retained earnings, deviden, devidend payable.
2 Tujuan audit terhadap siklus pendanaan:
1.    Eksistensi atau okurensi pembentukan transaksi
·         Pencatatan terhadap saldo-saldo utang jangka panjang dan modal saham pada saat tanggal neraca benar-benar nyata.
·         Pembayaran deviden dan biaya bunga obligasi yang timbul dan terbentuknya transaksi dalam periode ini dinyatakan.
2.    Kesempurnaan
§  Rekening utang jangka panjang mencerminkan semua kewajiban kepada kreditor jangkan panjang pada saat tanggal neraca.
§  Rekening modal saham mencerminkan hak-hak para pemilik terhadap semua aktiva pada saat tanggal neraca.
§  Semua transaksi utang jangka panjang dan transaksi modal saham dalam tahun yang dilaporkan telah dicatat.
3.    Hak dan kewajiban
·         Rekening utang jangka panjang mencerminkan jumlah yang secara hukum dimiliki oleh para kreditor dan pihak lain yang berkepentingan pada saat tanggal neraca.
·         Rekening modal saham mencerminkan hak yang secara hukum dimiliki para pemegang saham pada saat tanggal neraca.
4.    Penilaian atau alokasi
Penilaian terhadap rekening utang jangka panjang dan modal saham didasarkan pada prinsip akuntansi yang lajim diterapkan di Indonesia di USA disebut GAAP).
5.    Presentasi dan pengungkapan
·         Rekening utang jangka panjang dan modal saham telah diidentifikasi dan diklasifikasi secara layak dalam neraca.
·         Semua kesepakatan, perjanjian dan rancangan pelunasan terhadap utang jangka panjang telah dijelaskan dan diungkapkan dalam laporan keuangan.
·         Semua fakta yang berkaitan dengan pengeluaran saham ( yang meliputi par atau stated value) telah memperoleh persetujuan terhadap jenis saham dan pengeluarannya, dan jumlah saham yang dipegang sebagai saham treasury atau adanya opsi saham telah diungkapkan.

3.   Materialitas, Risiko dan Strategi audit terhadap transaksi pendanaan:
Risiko terhadap kemungkinan kesalahan penanganan dan pencatatan transaksi siklus pendanaan biasanya rendah. Dalam beberapa kasus, aspek operasional yang mungkin menimbulkan permasalahan adalah pembayaran bunga obligasi dan pembayaran deviden (kadangkala ditangam oleh pihak luar, antara lain bank, pialang, pedagang effek). Semua transaksi yang berkaitan dengan proses pendanan ini (saat menerima uang dan saat pemberian kompensasi bunga dan deviden) selalu harus memperoleh persetujuan dari dewan komisaris atau para pemegang saham. Dalam perancangan strategi audit terhadap rekening-rekening yang terbentuk oleh transaksi dalam siklus ini, harus diperhatikan adanya ide terbentuknya transaksi dari dalam perusahaan sendiri.
8.2.1 Cara memahami dan menilai struktur pengendalian intern:
Setiap langkah dalam memahami struktur pengendalian intern meliputi:
(1)   Pemahaman terhadap sagala catatan-catatan dan dokumen-dokumen yang digunakan oleh klien dalam menangani transaksi silkus pendanaan.
(2)   Pemahaman terhadap fungsi-fungsi yang terkait dalam penanganan transaksi siklus pendanaan tersebut.

1.    Prosedur pengendalian secara umum yang terkait dengan transaksi pendanaan:
a.       Lakukan verifikasi terhadap kecermatan saldo-saldo, berbagai daftar dan buku pembantunya.
b.      Terapkan prosedur analitikal.
c.       Lakukan penelaahan terhadap otonsasi beserta kontrak-kontraknya.
d.      Lakukan konfirmasi atas utang jangka panjang.
e.       Lakukan vouching terhadap jurnal rekening utang jangka panjang.
f.       Lakukan penghitungan kembali terhadap biaya bunga.
g.      Bandingkan penyaj iannya dengan standar akuntansi keuangan yang berlaku.

8.3.1   Catatan dan dokumen apa yang biasa digunakan dalam transaksi pendanaan:
Dokumen yang digunakan dalam siklus pendanaan ini secara keseluruhan sama dengan dokumen dalam siklus investasi. Hanya saja, tinjauan dokumen dalam aspek pendanaan ditinjau dari sisi perusahaan yang mempunyai kewajiban kepada kreditor atau hak-hak para pemilik. Dokumen ini diperlukan mengingat pada saat semua obligasi telah dilunasi, maka surat-surat obligasi tersebut harus ditarik kembali. Padahal penarikan obligasi tersebut pada dasarnya masih aktif, dan oleh karenanya harus dimusnahkan.

1.   Fungsi-fungsi yang terkai dengan transaksi pendanaan;
·         Pengeluaran modal saham atau obligasi.
·         Pembayaran bunga obligasi dan deviden tunai
·         Pelunasan obligasi dan pembelian kembali saham
·         Pencatatan transaksi-transaksi pendanaan
·         Pemegang buku besar obligasi dan modal saham dan pemeliharaan kecermatan pencatataannya.

8.4.1  Pengujian Substansif terhadap siklus pendanaan Daftar pengujian substantif yang disarankan antara lain :
a.       Lakukan verivikasi terhadap kecermatan saldo-saldo, berbagai daftar dan buku pembantunya
b.      Terapkan prosuder analitikal
c.       Lakukan penelaahaan terhadap anggaran dasar dan rumah tangga perusahaan.
d.      Lakukan penelaahan terhadap otorisasi pengeluaran saham.
e.       Lakukan konfirmasi atas saham yang beredar di pasaran
f.       Lakukan inspeksi buku sertifikat saham
g.      Lakukan ispeksi sertifikat saham yang berada ditangan bendaharawan perusahaan.
h.      Lakukan vouching jumal pada rekening utang modal saham
i.        Lakukan vouching terhadap laba yang ditahan
j.        Bandingkan penyajiannya dengan SAK yang berlaku.

8.4.2   Prosedur pemeriksaan terhadap pendanaan obligasi
Dalam rangka audit obligasi maka auditor harus menyusun prosedur sebagai berikut ;
a.         Lakukan verivikasi terhadap kecermatan saldo-saldo, berbagai daftar dan buku pembantunya
b.        Terapkan prosedur analitikal
c.         Lakukan penelaahan terhadap otorisasi beserta kontrak-kontraknya
d.        Lakukan konfirmasi atas obligasi
e.         Lakukan vouching terhadap jurnal rekening obligasi
f.         Lakukan penghitungan kembali terhadap Maya bunga
g.        Bandingkan penyajiannya dengan SAK yang berlaku

8.5     Contoh Kertas Kerja Audit
Kertas Kerja Modal Saham
Disiapkan J5 tgl 24/l/95 Disiapkan R5 tgl 29/1/94

PT. METAL INDUSTRI
Saham
Otorisasi
Beredar
Jumlah

Saldo 1/1/93
10.000 v
5.000
500.000

Penyaluran


100.000 ¡

Saham nilai




pertunai




Saldo 31/12/93
10.000
1.000 #




6.000 c



V         Telusur ke kertas kerja tahun lalu
#          Telusur ke catatan rapat Dekom 20/12/93
O         Cek hasilnya ke penerimaan kas
C         Konfirmasi ke agen penjualan